JAWA BARAT: Masjid UI Depok

 


HARI INI, untuk kesekian kalinya, saya menunaikan shalat Dhuhur di Masjid Ukhuwah Islamiyah Universitas Indonesia (UI), Kampus Depok, Jawa Barat. Dan, beberapa waktu belakangan ini, selama saya menjalani rawat inap dan kemudian menjalani rawat jalan di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), saya bersama keluarga sering menyengaja ke Masjid UI, untuk menunaikan shalat. Biasanya di waktu Dhuhur dan/atau Ashar.

Area Masjid UI terbilang luas. Berdiri di atas lahan sekitar 3.200 Meter persegi. Dikelilingi oleh pepohonan rindang. Persis di sebelah selatan Masjid berhimpitan dengan hamparan Danau Kenanga yang menjadi salah satu ikon Kampus UI Depok. Pun arsitektur Masjid yang “terbuka”, membuat suasana dalam Masjid terasa asri. Baik di ruang utama shalat maupun selasar dan teras yang mengelilinginya.

Arsitektur Masjid UI Depok memadukan konsep tropis modern dengan kekhasan budaya Nusantara. Tidak memakai Kubah konvensional, namun berupa atap Limasan Bersusun (Tajug, piramida) yang senafas dengan rumah-rumah dan masjid-masjid tradisinal Nusantara Indonesia. Gaya rancang ini menciptakan ruang terbuka dengan sirkulasi udara sangat baik dan sejuk, selaras dengan identitas lingkungan Green Campus UI Depok. Konsep terbuka (open space) tanpa dinding penuh di beberapa sisi ruangan memaksimalkan pencahayaan alami (matahari) dan aliran angin yang bersirkulasi dengan baik.

Ruang Utama Masjid UI

Di pintu gerbang pelataran halaman depan Masjid terdapat Gazebo. Beratap genteng dan berdinding bata. Pada bagian atas dinding Gazebo dihiasi kaligrafi. Di dalam Gazebo ada Bedug besar. Sebelah kanan Gazebo adalah tempat wudlu dan toilet pria, sedangkan sebelah kiri untuk wanita.

Gazebo Masjid UI

Masjid UI Kampus Depok ini dibangun pada Januari 1987. Terletak strategis di area tengah kampus, selain berhimpitan dengan Danau, Masjid UI Depok juga berdekatan dengan gedung Rektorat, Balairung, serta bersebelahan dengan Perpustakaan Pusat. Masjid UI Depok memiliki daya tampung ribuan jamaah. Kapasitas ini mencakup ruang ibadah utama dan selasar serta mezanine.*** (YW).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

THAIF-MAKKAH: Masjid Kuk, Jejak Mukjizat Rasulullah

THAIF-MAKKAH: Masjid Abdullah bin Abbas

Jawa Timur: Masjid Namira Lamongan