Postingan

JAWA TIMUR (Trowulan): Masjid Baitul Muttaqin, Troloyo Mojokerto

Gambar
SEBUAH “KETERPENCILAN” di area pusat kekuasaan Kerajaan Majapahit, Sang Penguasa Nusantara kala itu. Di situ, berdiri sebuah Masjid Kecil, namanya Baitul Muttaqin, berada di bagian pintu belakang kompleks pemakaman para sesepuh Walisongo, di Dusun Sidodadi, Desa Sentono Rejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Luas Masjid hanya sekitar 120 meter persegi. Trowulan adalah salah satu kawasan bekas ibukota Kerajaan Majapahit. Terletak di pinggir jalur utama Surabaya- Solo-Yogyakarta, tepatnya di antara Mojokerto-Jombang. Dari Mojokero ke Trowulan berjarak 12 kilometer, dari Jombang 20 kilometer, dan dari Surabaya 65 kilometer. Area Kompleks Pemakaman Islam Troloyo yang luas dan rimbun pepohonan berusia ratusan tahun. Di Mojokerto dan Trowulan khususnya, tidak hanya terkenal dengan peninggalan Kerajaan Majapahit. Di sini juga ada sebuah kompleks makam Islam kuno sejak abad ke-14 Masehi, di mana terdapat makam Syekh Jamaluddin Al-Husain Al-Akbar alias Sayyid Hussein Jumadi...

JAWA TIMUR (Jombang): Masjid Agung Baitul Mukminin

Gambar
NOVEMBER 2021. Pagi beranjak siang, selepas dari ziarah ke Kompleks Makam Sang Pendiri NU (Nahdlatul Ulama) K.H. Hasyim Asy’ari di area Pondok Pesantren Tebuireng, kami (Tim Kerja Pondok Pesantren Tahaffudzul Qur’an [PPTQ] Tasnim dan Masjid As-Saadiah Rahman, Depok, Jawa Barat) meluncur ke Masjid Agung Baitul Mukminin yang berada di pusat Kota Jombang. Jarak tempuh dari Tebuireng ke Masjid Baitul Mukminin sekitar 20 menit. Masjid Agung Baitul Mukminin, tampak depan. Sebuah Masjid yang megah, dan kental dengan nuansa ke-Islam-an. Lokasinya di Jalan K.H. Ahmad Dahlan 28, di sisi barat Alun-Alun Kota Jombang. Pada sisi lain Alun-Alun, terdapat Pendopo Kabupaten, dan beberapa bangunan perkantoran. Masjid yang memiliki dua menara menjulang tinggi ini sangat mudah dikenal masyarakat karena lokasinya strategis dan menjadi landmark Kota Jombang. Lantai, atap dan pernak-pernik di dalam Masjid yang tampak indah. Bangunan Masjid Agung Baitul Mukminin berciri khas joglo dengan ukiran dan ornamen ...

YOGYAKARTA: Pondok Pesantren “Al-Qur’an” Krapyak Al-Munawwir

Gambar
YOGYAKARTA , awal November 2021. Sore itu, selepas Ashar, kami (Tim Silaturrahim Pondok Pesantren Tahaffudzul Qur’an [PTTQ] Tasnim dan Masjid As-Saadiah Rahman, Depok – Jawa Barat) hadir di Pondok Pesantren Al-Munawwir, yang berada di Jalan K.H. Ali Maksum, Krapyak Kulon, Panggungharjo, Bantul, Yogyakarta. Di sepanjang kiri-kanan Jalan Ali Maksum itu, berdiri sederetan Madrasah dari tingkat kanak-kanak hingga selevel pendidikan tinggi. Setelah memasuki pintu gerbang utama, kami menuju halaman parkir, yang dikelilingi oleh beberapa rumah Pengasuh dan Asrama/Pondok para Santri di sisi timur, sebuah gedung di sisi selatan, dan di sisi barat ada sebuah Masjid berukuran relatif besar. Sore itu, sejumlah Santri ikhwan (putera) tampak sedang melakukan muraja’ah Al-Qur’an. Di Ponpes Al-Munawwir juga mendidik para Santri akhwat (puteri). Mereka, di antara Santri Pondok Pesantren Al-Munawwir, Krapyak. Ponpes Al-Munawwir terbilang merupakan Ponpes pertama dan tertua di wilayah Yogyakarta. Awalny...

Jawa Tengah, Sragen: Masjid Raya Al-Falah

Gambar
Dari Masjid Kita Bangkit DARI MASJID Jogokariyan (Yogyakarta) menuju Masjid Raya Al-Falah (Sragen, Jawa Tengah). Itulah sekilas perjalanan yang kami (Tim Kerja Masjid As-Saadiah Rahman dan Ponpes Tahaffudzul Qur’an TASNIM, Depok – Jawa Barat) lakukan pada awal November 2021 lalu. Saat Jamaah meluber hingga Jalan Protokol Sukawati, pusat kota Sragen. Masjid Al-Falah Sragen merupakan salah satu ikon Kota Sragen. Dekat alun-alun Kota Sragen dan Kantor Bupati Sragen. Berlokasi di pinggir jalan utama Kota Sragen, yaitu Jalan Sukowati, tempat pertokoan dan perkantoran berada. Luas bangunan Masjid sekitar 1.100 Meter persegi, berdiri di atas lahan seluas 5.150 Meter persegi. Pagi hingga siang itu kami diterima oleh Pelaksana Harian Takmir Masjid Al-Falah, yakni Ludfi Orbani dan tim kerjanya. Masjid Raya Al-Falah Sragen, terus dipadati dengan berbagai program kajian. Kali pertama, Masjid Raya Al-Falah didirikan di atas tanah pemberian dari PG (Pabrik Gula) Mojo Sragen, 1956. Kala itu, dinam...

YOGYAKARTA: Bersilaturrahim ke Masjid Jogokariyan

Gambar
NAMA MASJID JOGOKARIYAN sudah begitu akrab di telinga masyarakat, terutama bagi ummat Islam. Alhamdulillah , pada awal November 2021, kami (Tim Kerja Masjid Jami’ As-Saadiah Rahman dan Pondok Pesantren Tahaffudzul Qur’an [PPTQ] Tasnim, Depok – Jawa Barat) berkesempatan melakukan silaturahim kerja ke Masjid Jogokariyan yang berada di Kota Yogyakarta itu. Tampak dari atas Siang itu, selepas Dhuhur, kami diterima oleh Enggar Haryo Panggalih, seorang Pengurus Takmir Bidang Kesekretariatan Masjid Jogokariyan. Berbincang seputar jejak langkah Masjid yang dibangun tahun 1966 dan mulai difungsikan (diresmikan) pada Agustus 1967. Namanya diambil dari nama kampung tempat Masjid berdiri, yaitu Kampung Jogokariyan. Tepatnya di Jalan Jogokariyan 36, Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Pembangunan Masjid berawal dari wakaf seorang pedagang batik dari Karangkajen, Yogyakarta. Semula, Masjid berada di kawasan selatan Kampung Jokogkariyan. Dan, seiring berjalannya waktu, Masjid dipindahkan ke tengah kampung...